Sate yang Dipesan, Kambing yang Dikasih

Ketika lapar, misalnya Anda masuk ke restoran yang satenya terkenal di kota itu. Di sana Anda pesan sate. Setelah menunggu sejenak, yang dihidangkan pelayannya adalah sate dengan daging setengah matang dan tak bisa dikunyah. Apakah Anda lanjutkan memakannya? Tentu tidak. Sate itu Anda kembalikan kepada si pelayan, dan Anda minta dibuatkan yang baru. Setelah pelayan itu membuatkan yang baru, tingkat kematangannya ternyata masih seperti tadi. Apakah Anda terima? Juga tidak.

Tapi, jika hal ini terjadi berkali-kali dan Anda tetap meminta sate yang baru kepada si pelayan itu, perut Anda akan lebih lapar, Anda kesal, lalu tubuh Anda akan sakit. Itulah yang terjadi dalam tubuh kita setiap hari. Sel tubuh sama dengan kita. Mereka butuh makan dengan teratur. Tentu yang bergizi. Namun, yang kita berikan adalah makanan yang tidak bisa mereka terima. Mengapa demikian? Begini!

Makanan sel adalah unsur-unsur mikro tunggal. Misalnya glukosa untuk makanan jenis karbohidrat, asam amino untuk jenis protein, dan asam lemak untuk lemak dan minyak. Jika kita makan nasi, nasi itu harus dipecah dulu jadi glukosa. Jika kita makan daging, daging itu harus dipecah dulu jadi asam amino. Jika kita makan lemak, lemak itu harus dipecah dulu jadi asam lemak.

Karbohidrat, protein, dan lemak itu dipecah di dalam lambung oleh asam lambung. Tapi, karena lambung bermasalah, biasanya berupa sakit mag, kita sering mencegah munculnya asam lambung dengan mengonsumsi obat pencegah nyeri lambung. Akibatnya, karbohidrat, protein, dan lemak tadi tak terurai sempurna dulu sebelum dikirim ke dalam sel. Ketika makanan itu hendak masuk ke dalam sel, sel tidak terima. Akibatnya, sel jadi lapar. Menumpuklan di pembuluh darah aneka makanan itu. Jika yang menumpuk adalah karbohidrat, muncullah kemudian penyakit diabetes. Jika protein jenis purin, muncullah asam urat. Jika lemak, muncullah penyakit kolesterol. Dan selanjutnya munculnya gangguan jantung, stroke, dan sebagainya. Untuk mengatasinya, diperlukan makanan pelapis dinding lambung supaya tidak perih lagi dan memberi kesempatan untuk merekonstruksi diri. Apa itu makanannya?

Kini, di pasaran telah tersedia produk yang terbukti mampu membuat lambung normal kembali. Namanya Alga Gold. Selain Alga Gold, untuk menambah daya tahan serta melindungi diri dari alergi, tumor, kista, jerawat, dan penyakit kulit lainnya, juga tersedia Alga Tea. Kedua produk ini memiliki harga yang relatif murah. Untuk informasi lebih lanjut dan layanan kirim langsung ke alamat, silakan kontak kami di Algaseries.com atau nomor telepon di bawah ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *